Thursday, September 22, 2011

Penyakit Al-Wahan


Daripada Tsauban R.A berkata: Rasulullah s.a.w bersabda:

'Hampir tiba suatu masa di mana bangsa-bangsa dan seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang hendak makan mengerumuni talam hidangan mereka"

maka salah seorang sahabat bertanya,"apakah dari kerana kami sedikit pada hari itu?'

Nabi s.a.w menjawab, "bahkan kamu pada hari itu banyak sekali, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah mencabut rasa gerun terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan mencampakkan ke dalam hati kamu penyakit wahan"

Seorang sahabat bertanya, "Apakah wahan itu wahai Rasulullah?"

Rasulullah s.a.w menjawab," CINTAKAN DUNIA DAN TAKUT MATI"

Keterangan

Memang umat benar apa yang disabdakan oleh Rasulullah s.a.w. Keadaan umat Islam menggambarkan kebenaran sabdaan Rasulullah s.a.w.

Umat Islam walaupun mereka mempunyai bilangan yang banyak, iaitu 1000 juta(1/5 penduduk dunia), tetappi mereka selalu dipersendakan dan menjadi alat permainan bangsa-bangsa lain. Mereka ditindas, diinjak-injak, disakiti, dibunuh, dan sebagainya. Bangsa-bangsa dari seluruh dunia walaupun berbeza-beza agama, mereka bersatu untuk melawan dan melumpuhkan kekuatan umat Islam.

Sebenarnya, segala kekalahan kaum Muslimin adalah berpunca dari dalam diri kaum Muslimin itu sendiri, iaitu dari penyakit 'wahan' yang merupakan penyakit campuran dari dua unsur yang selalu wujud dalam bentuk kembar dua, iaitu "cinta dunia" dan "takut mati". Kedua-dua penyakit in tidak dapat dipisahkan. "Cinta dunia" bermakna tamak, rakus, bakhil untuk mendermakan harta di jalan Allah S.W.T. Manakala "takut mati" pula bermakna leka denan kehidupan dunia dan tidak membuat persiapan untuk menghadapi negeri akhirat dan tidak ada perasaan untuk bekorban dengan diri dan jiwa dalam memperjuangkan agama Allah S.W.T. Kita berdoa agar Allah S.W.T menurunkan mushrahNya kepada kaum Muslimin dan memberikan kepada mereka kejayaan di dunia dan di akhirat.

Sebab-Sebab Al-Wahan

Penyakit al-wahan ini disebabkan telah merasuknya cinta kepada benda, harta, tahta (jabatan), wanita di hati manusia. Manusia pada dasamya ingin kaya, pangkat tinggj, memiliki pangaruh yang besar, terkenal di mana-mana, dan mempunyai istri yang cantik. Manakala seseorang telah mencapai keinginannya sementara aturan-aturan Allah tidak dipergunakan dalam mengatur dan mengendalikan kekayaan dunianya, maka inilah yang disebut materialistis, alias cinta dunia.

Faham materilisme ini sama sekali tidak dibolehkan dalam ajaran Islam, bahkan adalah merupakan musuh Islam yang tergolong utama. Faham ini merupakan warisan dari Iblis la’natullahi’alaihi, yang memang kehadiran dan keberadaanya didalam diri hanya untuk menggoda agar manusia rusak, sehingga (pada akhirnya kelak) menjadi penghuni neraka bersama iblis.

Kepada iblis Allah SWT bertanya: “Apakah yang menghalangimu sujud kepada Adam?” Iblis menjawab: “Aku lebih baik daripada Adam. Engkau ciptakan aku dari api dan Engkau menciptakannya dari tanah ?” (QS.A1 A’raf: 12).

Setidaknya ada empat hal yang menyebabkan timbulnya penyakit wahan di masyarakat muslim, yakni:

  1. Kaum muslimin banyak yang belum memahami karakteristik ajaran Islam itu sendiri. Sehingga dengan mudah mereka menerima faham-faham yang tidak sesuai ajaran Islam. Mereka hanya menerima hal-hal yang sesuai dengan tuntutan hawa nafsunya. Sedangkan hal-hal yang jelas berdasaikan prinsip-prinsip ajaran Islam dilihat dan disikapinya sebagai sesuatu beban dan menyusahkan kehidupan. Mereka merasa ragu dan telah phobi terhadap Islam.
  2. Pengaruh racun berpikir yang diminumkan sejak lama oleh musuh-musuh Islam terhadap kaum muslimin. Proses pencekokan tersebut berlangsung dengan demikian halus dan terorganisir, sehingga umat Islam menjadi lemah dan terpecah-pecah. Hal itu sesungguhnya amat kita lihat dan rasakan (QS.A1 Baqarah: 120).
  3. Kekuasaan politik dan pemerintahan tidak berada ditangan kaurn muslim. Urusan umat Islam diserahkan kepada orang-orang kafir lagi fujur, fasik dan munafik. Mereka mengangkangi kaum muslimin dalam berbagai bidang.
  4. untuk mewujudkan cita-citanya musuh-musuh Islam (Yahudi dan Nasrani) merancang taktik strategi untuk menghadapi umat Islam. Mereka memanfaatkan kekayaan, ilmu pangetahuan, dan teknologi yang mereka miliki untuk menghadapi dan memperdaya umat Islam. Sehingga situasi dan kondisi dunia lslam benar-benar dalam keadaan lemah, terbelakang, terpecah-pecah, dan malah sesama umat Islam itu sendiri saling beradu dan bermusuhan.

Membasmi Penyakit Wahan

Penyakit wahan ini bisa diatasi dengan jalan bertaubat kepada Allah SWT. Mereka yang merasa bahwa penyakit ini telah menghinggapi dirinya hendaklah melakukan langkah-langkah berikut :

  1. Meningkatkan keimanan kepadaAllahSWTdanhariakhir, sampai pada derajat yakin. Dengan keyakinan ini penyakit cinta dunia atau takut mati akan hilang (QS. Al Hadid:20).
  2. Selalu mengkaji dan memahami ajaran Islam, terutama bidang akidah, yang merupakan inti ajaran Islam. (QS.Mubammad: 19).
  3. Menghayati maksud pandangan Islatn terhadap urusan duniawi, serta mampu mengamalkannya. Sesungguhnya Islam tidak mengharamkan dunia dan perhiasannya, akan tetapi menjadikannya sebagai alat untuk mencapai kehidupandan kebahagjaan akhirat.
  4. Meningkatkan dan memantapkan ibadah dan pendekatan diri kepada Allah SWT. Dengan demikian maka sifat qana’ahnya muncul dan menjadi citra diri dan kehidupannya. Rasa syukurnya semakin meningkat, dan tawadhu (rendah hati) akan menjadi benteng dan sekaligus penghias dirinya. (QS An-Nahl:96).
  5. Berjihad di jalan Allah dengan segenap kemampuannya yang ada. Di antara jihad yang harus dikedepankan adalah mempersiapkan generasi yang beraqidah yang kuat, mantap dalatn ibadah, terpuji akhlaknya. (QS.A1 Furqaan :52)

1 comment:

  1. I think your blog is very exceptional and thank you for your blog
    domino qiu qiu

    ReplyDelete